BUPATI TOLAK NAIK JEEP

Penyerahan Sekop dan Cangkul Buka TMMD

Penyerahan Sekop dan Cangkul Buka TMMD
RENGAT(RIAUMANDIRI.co) - Penyerahan Sekop dan Cangkul oleh Bupati Indragiri Hulu, H Yopi Arianto  kepada perwakilan TNI dan Masyarakat, menandai dibukanya pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa  ke-98 di wilayah Kodim 0302 Inhu. Penyerahan tersebut dilakukan dalam upacara Pembukaan TMMD di  lapangan Sepakbola Rengat Barat, Rabu (5/4). 
 
Upacara tersebut, juga dihadiri para pejabat dari Kuantan Singingi (Kuansing) diantaranya Kapolres Kuansing AKBP Dasuki Herlambang, Kajari Kuansing Jufri, mengingat Kodim 0302 Inhu meliputi juga daerah Kuansing. Selain itu, juga hadir Dandim 0302 Inhu Letkol Inf Mujiburrahman Hadi, Kapolres Inhu AKBP Abas Basuni SIK, Kajari Inhu Supardi, Ketua PN Rengat Agus Akhyudi, kepala dinas dan badan di lingkungan Pemkab Inhu.
 
Dalam pelaksanaan upacara, Bupati bertindak sebagai Inspektur upacara menolak untuk menggunakan Jeep saat akan melakukan pemeriksaan pasukan, sementara kondisi lapangan becek habis diguyur hujan lebat."Sebagai salah satu kebersamaan, maka saya tolak untuk menggunakan kendaraan dan lebih memilih berjalan kaki untuk memeriksa pasukan dan merasakan beceknya lapangan," ungkapnya.
 
Bahkan orang nomor satu Inhu tersebut, juga mengajak seluruh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) baik Inhu dan Kuansing untuk bersama sama memeriksa pasukan.
 
Selesai Upacara, kegiatan diisi dengan peragaan Pencak Silat oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Inhu dan penanaman pohon disekeliling lapangan, pengobatan masal dan langsung melakukan peninjauan pada salah satu titik kegiatan TMMD di desa Talang Jerinjing, Kecamatan Rengat Barat.
 
Dikatakan Bupati, TMMD merupakan program terpadu lintas sektor antara TNI dan kementerian/lembaga baik pemerintah (pusat/daerah) maupun non-pemerintah yang dilaksanakan bersama masyarakat guna meningkatkan akselerasi pembangunan perdesaan, khususnya di daerah tertinggal, terisolasi, perbatasan, daerah kumuh perkotaan, serta daerah rawan/terdampak bencana.
 
"Pemkab Inhu mendukung sepenuhnya pelaksanaan TMMD. Kegiatan ini tentunya akan sangat bermanfaat bagi masyarakat dan Pemkab Inhu sendiri, terutama dalam terus mengejar pemenuhan perbaikan infrastruktur, khususnya di pedesaan, tegas Bupati.
 
Menurut dia, infrastruktur memegang peranan penting sebagai salah satu roda penggerak pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan nasional. Tinggal bagaimana mensinergi dua program yang ada pada TNI melalui TMMD dan Pemkab Inhu melalui dinas PU dan Perumahan dan Pemukiman.
 
TMMD merupakan program terpadu lintas sektor antara TNI dengan Kementerian atau Lembaga baik pemerintah maupun non-pemerintah yang dilaksanakan bersama masyarakat. 
 
“Tujuannya untuk meningkatkan akselerasi pembangunan pedesaan khususnya di daerah tertinggal, terisolasi, perbatasan, daerah kumuh perkotaan, serta daerah rawan atau terdampak bencana, tambah Yopi.
 
Sementara itu, Dandim 0302 Inhu mengungkapkan pelaksanaan TMMD akan berlangsung hingga 21 hari kedepan."Giat TMMD dilaksanakan pada 9 titik berada di kecamatan Rengat, Rengat Barat dan Pasir Penyu,"jelasnya.
 
Menurut Dandim, kegiatan TMMD ini selain dilakukan oleh TNI juga langsung melibatkan masyarakat untuk membangun infrastruktur seperti jalan dan fasilitas umum lainnya di desa mereka yang tentunya akan mereka rasakan sendiri manfaatnya.
 
Sasaran fisik dan non-fisik juga dilakukan supaya memberikan manfaat memberikan dorongan masyarakat semangat gotong-royong membantu kesulitan masyarakat, terutama di desa terpencil pinggiran terluar dan untuk mendukung Nawacita.