PERSIAPAN POPNAS 2015

Kemenpora Gelar Rakor

Kemenpora Gelar Rakor

Dalam penyusunan itu, Kemenpora mengerjakannya melalui Rakor Pembinaan Olahraga 22-25 Februari di Hotel Topas Galeria Bandung.
"Betul, Kemenpora sudah mulai bersiap diri dengan menyusun buku pedoman Popnas. Saya diundang dalam Rakor tersebut. Undangannya ditandatangani oleh Asisten Deputi Pembibitan Olahragawan Drs Washinton," ujar Kabid PPOD Dispora Riau, Sanusi Anwar kepada Haluan Riau, Jumat (20/2) di Pekanbaru.
Sanusi menyebutkan dalam penyusunan buku pedoman Popnas itu akan dibahas mengenai penambahan cabor di Popnas serta nomor pertandingan. Selain itu, juga dibahas tentang tuan rumah Popwil 2016 dan Popnas 2017.
"Juga dibahas tentang tuan rumah Kejurnas antar PPLP dan berbagai program yang berkaitan dengan pembibitan olahraga," jelas Sanusi.
Ia mengakui saat ini memang ada dua cabor yang menjadi sorotan untuk dipertandingkan di Popnas 2015 mendatang yaitu taekwondo dan tinju. Kendati demikian, Sanusi menyebutkan pihaknya akan tetap mengusahakan cabor ini tetap dipertandingkan.
"Kita akan tetap mengusulkan supaya taekwondo dan tinju tetap dipertandingkan di Popnas 2015. Jika masih tetap juga ribut di Popnas 2015 nanti, tentu harus diberi sanksi. Kita tidak ingin cabor yang sudah dipertandingkan di Popnas sebelumnya tidak dipertandingkan di Popnas 2015 nanti," jelasnya.
Mengenai tuan rumah Popwil Sumatera 2016 nanti, menurutnya berdasarkan kesepakatan urutan tuan rumah maka Riau yang menjadi tuan rumah. Untuk itu, di Rakor nanti, pihaknya hanya akan mempertegas saja.
"Urutannya adalah Riau menjadi tuan rumah Popwil Sumatera 2016 nanti. Sementara untuk Popnas 2017 nanti baru akan dibahas dalam Rakor tersebut. Jika memungkikan kita juga berniat menjadi tuan rumah karena sarana dan prasaran kita lengkap," ujarnya.***