Hutan Lindung Bukitbetabuh Terbakar

Kamis,12 Januari 2017 | 08:41:53 WIB
Hutan Lindung  Bukitbetabuh Terbakar
Ket Foto : Hutan Lindung Terbakar
PEKANBARU (RIAUMANDIRI.co) - Kebakaran hebat melanda Hutan Lindung Bukitbetabuh yang berada di Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau.
 
Kebakaran terjadi di wilayah Pucuk Rantau, diperkirakan ada sekira 100 hektar yang dilalap si jago merah. Petugas pemadaman menyatakan kesulitan untuk memadamkan kebakaran tersebut karena berbagai faktor.
 
"Medan berbukit-bukit menyulitkan tim untuk memadamkan kebakaran di Bukit Betabuh," ucap Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Riau Jim Gafur,  Selasa (10/1).
Selain kendala lain untuk memadamkan kebakaran adalah minimnya sumber air di daerah lokasi yang terbakar. "Petugas juga kekurangan alat untuk memadamkan api," imbuhnya. Kebakaran di Bukit Betabuh sudah berlangsung sejak Senin (9/1). Menurut Jim, sebagian titik api sudah berhasil dipadamkan. Namun, di beberapa
titik api memang masih menyala.
 
"Kebakaran itu terjadi di wilayah perbatasan Riau dengan Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). Petugas terus berusaha memadamkannya," tukasnya.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru mendeteksi hari ini terpantau 9 titik panas di Riau. Titik panas tersebut tersebar di empat wilayah, Kabupaten Rohil, Rohul, Siak dan Meranti.(pnc/ivi)
Akses Riaumandiri.co Via Mobile m.riaumandiri.co
BERITA TERKAIT
TULIS KOMENTAR

Jumat,28 April 2017 - 20:21:08 WIB

Bank Riau Kepri Naik ke Peringkat Dua Nasional Kategori Service Exellence

JAKARTA (RIAUMANDIRI.co)-Marketing Research Indonesia (MRI) bekerja sama dengan Asbanda melakukan evaluasi tentang rangking service exellence di Bank Pembangunan Daerah (BPD) seluruh Indonesia dengan kategori Customer Service, Teller, Satpam, Anjungan Tunai Mandiri (ATM), Telepon dan Banking Hall. Dari lima kategori tersebut untuk tahun 2017, Bank Riau Kepri (BRK) meraih peringkat dua nasional. Sebelumnya, di tahun 2016 BRK telah meraih loncatan yang luar biasa, yaitu dari rangking 8 nasional menjadi rangking 3 nasional.