Elpiji 3 Kilogram Masih Dapat Subsidi

Kamis,12 Januari 2017 | 08:00:32 WIB
Elpiji 3 Kilogram Masih Dapat Subsidi
Ket Foto : Elpiji 3 KG

JAKARTA (riaumandiri.co)- Pemerintah akan melakukan subsidi langsung elpiji 3 kilogram (kg). Artinya, mereka yang berhak memakai elpiji 3 kg adalah rumah tangga miskin dan pelaku usaha mikro.

Setiap rumah tangga miskin dan pelaku usaha mikro akan dibekali kartu khusus un/tuk membeli elpiji 3 kg.

"Rencananya, masyarakat yang berhak menerima subsidi elpiji 3 kg diberikan subsidi langsung," ujar Direktur Pembinaan Hilir Migas Kementerian ESDM, Setyorini Tri Hutami kepada detikfinance, Rabu (11/1)

Dalam rencana pemerintah, setiap rumah tangga miskin dan pelaku usaha mikro akan mendapat jatah beberapa tabung elpiji 3 kg setiap bulan. Misalnya, untuk rumah tangga akan mendapat jatah 3 tabung per bulan dan pelaku usaha mikro 9 tabung.

Kebijakan distribusi langsung diambil karena elpiji 3 kg yang disubsidi pemerintah justru dinikmati masyarakat yang tergolong mampu. Dengan kata lain, melalui kebijakan ini subsidi elpiji 3 kg akan tepat sasaran karena hanya dinikmati rumah tangga miskin dan pelaku usaha mikro.

Lantas, bagaimana dengan masyarakat mampu yang masih menggunakan elpiji 3 kg. Apakah mereka harus membeli elpiji dengan harga non subsidi alias harga normal?
"Semua masih dikaji ya," pungkas Setyorini.(dtf/ara)

Akses Riaumandiri.co Via Mobile m.riaumandiri.co
BERITA TERKAIT
TULIS KOMENTAR

Kamis,25 Mei 2017 - 20:49:07 WIB

Terima Kasih Pak Sayed, Akhirnya Kami Bisa Nikmati Listrik

MINAS (RIAUMANDIRI.co)- "Harapan dan usulan masyarakat Desa Minas Barat, Kabupaten Siak tidak sia-sia. Sudah 71 Tahun Indonesia merdeka, baru saat ini merasakan kemerdekaan energi listrik. Di mana usulan ini diusulkan Penghulu bersama tokoh masyarakat Desa Minas Barat kepada Sayed Abubakar A. Assegaf, anggota Komisi VII DPR RI Dapil Riau 1 beberapa bulan yang lalu," kata Jasman, tokoh masyarakat Siak, di sela-sela peresmian listrik masuk Desa Minas Barat, Kecamatan Minas, Kabupaen Siak, Kamis (25/5/2017).