Panwas Kampar Rekrut 1.323 Pengawas TPS

Cetak Selasa,03 Januari 2017 | 17:16:27 WIB
Panwas Kampar Rekrut 1.323 Pengawas TPS
Ket Foto : Aprijon (Foto: Ari)
BANGKINANG (RIAUMANDIRI.co) - Panwaslu Kabupaten Kampar melalui PPL di setiap desa akan merekrut 1.323 orang Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) dan harus terbentuk 23 hari sebelum pelaksanaan pemilihan suara pada 15 Februari mendatang. Hal ini disampaikan Pimpinan Panwas Kampar Devisi Organisasi dan SDM.
 
"Kita memang akan merekrut PTPS sebanyak 1.323 orang sesuai dengan jumlah TPS yang ada di Kabupaten Kampar, syarat-syaratnya yang paling utama adalah usia minimal 18 tahun, pendidikan minimal SMA dan berdomisili di TPS tersebut. Perekrutan dilakukan oleh PPL yang ada di desa berkoordinasi dengan Panwascam dan Panwas Kabupaten," ujar Aprijon saat ditemui riaumandiri di ruang kerjanya, Selasa (3/1).
 
Sementara itu Panwascam XIII Koto Kampar, Wowon Syarnal mengaku pihaknya sudah menerima surat dari Panwaslu Kabupaten tentang pererekrutan PTPS tersebut.
 
"Kita sudah terima suratnya, dalam waktu dekat ini akan kita sampaikan ke setiap PPL yang ada di Kecamatan XIII, untuk segera merekrut PTPS," jelasnya singkat.
 
Baca juga di Koran Haluan Riau edisi 04 Januari 2017
 
Reporter: Ari Amrizal
Editor: Nandra F Piliang
Akses Riaumandiri.co Via Mobile m.riaumandiri.co
BERITA TERKAIT
Loading...
TULIS KOMENTAR
Loading...

Rabu,25 April 2018 - 10:21:13 WIB

Pariwisata, Sektor Baru Penggerak Perekonomian Riau

RIAUMANDIRI.CO, PEKANBARU - ‘’Booming’’ minyak bumi yang selama ini menjadi andalan perekonomian Provinsi Riau hanya menunggu waktu untuk berakhir. Bukan saja karena cadangan minyak bumi di Riau yang diprediksi hanya bisa dieksploitasi dalam rentang waktu belasan tahun ke depan, harga hasil bumi yang satu ini juga teramat gampang berfluktuasi di pasaran dunia.

Rabu,25 April 2018 - 10:21:13 WIB

Pariwisata, Sektor Baru Penggerak Perekonomian Riau

RIAUMANDIRI.CO, PEKANBARU - ‘’Booming’’ minyak bumi yang selama ini menjadi andalan perekonomian Provinsi Riau hanya menunggu waktu untuk berakhir. Bukan saja karena cadangan minyak bumi di Riau yang diprediksi hanya bisa dieksploitasi dalam rentang waktu belasan tahun ke depan, harga hasil bumi yang satu ini juga teramat gampang berfluktuasi di pasaran dunia.