Sebaiknya Wanita Tidak Merokok Pada Saat Kehamilan!

Rabu,28 Desember 2016 | 14:44:40 WIB
Sebaiknya Wanita Tidak Merokok Pada Saat Kehamilan!
Ket Foto : Sebaiknya Wanita Tidak Merokok Pada Saat Kehamilan! (Foto: alodokter)

JAKARTA (Riaumandiri.co) - Ada beberapa hal yang memang dapat dijelaskan secara ilmiah. Seperti dilarang merokok saat hamil, pasalnya merokok saat sedang hamil dapat menyebabkan implikasi serius.

Apa pengaruhnya pada ibu hamil?
Merokok merupakan salah satu kebiasaan buruk yang memiliki dampak negatif sangat besar pada siapa saja. Tidak peduli sedang hamil atau tidak.

Racun yang terkandung dalam rokok dan zat berbahaya lainnya, seperti nikotin akan terakumulasi dalam sistem tubuh ibu hamil sehingga dapat mengalami kerusakan. Beberapa efek samping utama dari rokok adalah gigi menguning, bau mulut, bibir menghitam, gangguan pencernaan, mual, kehilangan nafsu makan, penyakit pernapasan, sinus, kanker tenggorokan, mulut, bibir, paru-paru, dan lain-lain.

Dari sekian banyak implikasi negatif tersebut, sangat jelas bahwa merokok adalah salah satu kebiasaan yang harus benar-benar dihentikan. Terutama bagi wanita hamil.

Apa pengaruhnya pada anak?
Sebuah studi terbaru mengungkapkan bahwa jika seorang wanita merokok pada saat hamil, maka bayinya memiliki risiko besar terkena semacam penyakit ginjal di usia muda.

Perlu dicatat bahwa kemungkinan anak terkena gangguan ginjal ketika mereka masih muda adalah lebih dari 16,7 persen ketika ibu tetap merokok selama masa kehamilan. Selain terkena gangguan ginjal, ada beberapa dampak yang serius, di antaranya:

    lahir prematur
    kematian bayi mendadak
    mengidap asma
    infeksi saluran pernapasan
    terganggu kesuburan anak di masa yang akan datang
    gangguan tingkah laku, emosional, dan kemampuan belajar
    lahir dengan berat badan di bawah normal
    bayi rentan terkena infeksi
    cacat bawaan pada kaki, jantung, tengkorak, otot, atau bagian tubuh lainnya
    dll.


Untuk itu, sebaiknya wanita tidak merokok pada saat kehamilan. (mer/vie)

Akses Riaumandiri.co Via Mobile m.riaumandiri.co
BERITA TERKAIT
TULIS KOMENTAR

Senin,20 Februari 2017 - 07:39:18 WIB

Konsep Bantuan Hukum

(riaumandiri.co)-DI dalam negara demokrasi, penegakan hukum menjadi salah satu indikator untuk menilai demokrastis atau tidaknya suatu negara. Penegakan hukum dapat dilihat dari 3 (tiga) aspek; yaitu dari sisi aspek regulasi, aspek aparat penegak hukum, dan aspek budaya hukum. Indonesia sebagai negara hukum (rechstaat), negara wajib memberi jaminan kesetaraan bagi setiap warga negaranya di hadapan hukum (equality before the law). Bahkan, sila kedua, dan sila kelima Pancasila sebagai grundnorm (norma dasar), telah menjamin persamaan hak asasi dan keadilan itu.