TKPKD Ajak SKPD Bersinergi Tekan Kemiskinan

Cetak Selasa,27 Desember 2016 | 04:58:01 WIB
TKPKD Ajak SKPD Bersinergi Tekan Kemiskinan
Ket Foto : Ir. Damri (2 dari kiri) pimpin rapat TKPKD (Foto: Humas)
PASIR PENGARAIAN (RIAUMANDIRI.co) - Wakil Ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) Kabupaten Rokan Hulu, Ir. Damri menegaskan, supaya penanggulangan kemiskinan menjadi prioritas sasaran kegiatan program masing-masing SKPD.
        
“Data BPS pada tahun 2015, angka kemiskinan Kabupaten Rokan Hulu adalah 11,05% dari 568.576 jiwa, atau 62.827 jiwa berada di bawah garis kemiskinan. Ini harus disikapi dengan menjadi sasaran program kegiatan di SKPD masing-masing,” tegas Ir. Damri, dalam rapat mewakili Ketua TKPKD yang berhalangan hadir.
 
Damri yang juga Sekda Rohul ini mengatakan, hasil rapat TKPKD tersebut dapat ditindak lanjuti dengan menyusun rencana aksi daerah, dalam program penggulangan kemiskinan 5 Tahun ke depan melalui kegiatan penyusunan strategi penanggulangan kemiskinan daerah.
 
Sementara itu, Kepala Bappeda Kabupaten Rokan Hulu, Nifzar mengajak seluruh SKPD untuk menyatukan persepsi dan menyatukan langkah dalam melaksanakan penanggulangan kemiskinan. Sesuai dengan salah satu misi Pemerintah Rohul yang tertuang di dalam RPJMD tahun 2016-2021.
 
Ulasan selengkapnya di Koran Haluan Riau edisi 27 Desember 2016
 
Reporter: Agus Rohul
Editor: Nandra F Piliang
Akses Riaumandiri.co Via Mobile m.riaumandiri.co
BERITA TERKAIT
Loading...
TULIS KOMENTAR
Loading...

Rabu,25 April 2018 - 10:21:13 WIB

Pariwisata, Sektor Baru Penggerak Perekonomian Riau

RIAUMANDIRI.CO, PEKANBARU - ‘’Booming’’ minyak bumi yang selama ini menjadi andalan perekonomian Provinsi Riau hanya menunggu waktu untuk berakhir. Bukan saja karena cadangan minyak bumi di Riau yang diprediksi hanya bisa dieksploitasi dalam rentang waktu belasan tahun ke depan, harga hasil bumi yang satu ini juga teramat gampang berfluktuasi di pasaran dunia.

Rabu,25 April 2018 - 10:21:13 WIB

Pariwisata, Sektor Baru Penggerak Perekonomian Riau

RIAUMANDIRI.CO, PEKANBARU - ‘’Booming’’ minyak bumi yang selama ini menjadi andalan perekonomian Provinsi Riau hanya menunggu waktu untuk berakhir. Bukan saja karena cadangan minyak bumi di Riau yang diprediksi hanya bisa dieksploitasi dalam rentang waktu belasan tahun ke depan, harga hasil bumi yang satu ini juga teramat gampang berfluktuasi di pasaran dunia.