Pemkab Inhil Terima Bantuan Peralatan Pengolahan Kelapa dari Kementerian

Pemkab Inhil Terima Bantuan Peralatan Pengolahan Kelapa dari Kementerian
TEMBILAHAN (Riaumandiri.co) - Desa Sungai Ara Kecamatan Kempas Kabupaten Indragiri Hilir mendapat bantuan peralatan pengolahan kelapa terpadu dari Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI. Penyerahan peralatan itu dipusatkan di halaman PAUD Mutiara Desa Sungai Ara Kecamatan Kempas, berapa waktu lalu.
 
Acara penyerahan peralatan ini disaksikan oleh Bupati Inhil yang di wakili Asisten 2 Setda Inhil Drs. Rudiansyah, Direktur PSDA dan PSD TTG KEMENDES RI Supriadi, M.Eng, Kepala BPMPD dan beberapa Pejabat Eselon di lingkungan PEMKAB Inhil serta Camat Kempas.
 
Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan penandatanganan berita acara serah terima peralatan pengolahan kelapa terpadu oleh Kementrian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI yang di wakili Direktur PSDA dan PSD TTG KEMENDES RI Supriadi, M.Eng kepada Kepala Desa Sungai Ara Kecamatan Kempas Muhammad Fauzi yang di saksikan Bupati yang di wakili Asisten 2 dan Kepala BPMPD.
 
Usai serah terima peralatan pengolahan kelapa terpadu dilanjutkan dengan pengguntingan pita tanda dimulainya peresmian Unit Pengelolaan Kepala terpadu BUMDes Sumber Rezeki oleh Kementrian Desa PDT dan Transmigrasi RI yang di wakili Direktur PSDA dan PSD TTG KEMENDES RI Supriadi, M.Eng yang di dampingi Asisten 2 Setda Inhil, Camat Kempas dan Kepala Desa Sunga Ara.
 
Asisten 2 Setda Inhil Drs.Rudiansyah yang wawancarai awak media usai peresmian Unit Pengelolaan Kepala terpadu mengatakan sangat menyambut baik dengan adanya bantuan ini, selain itu ia juga mengharapkan dengan adanya peralatan ini khususnya masyarakat yang ada di Desa Sungai Ara Kecamatan Kempas dan Kabupaten Inhil pada umumnya bagaimana memanfaatkan kelapa ini bisa bernilai tambah dan masyarakat bisa belajar menggunakan alat ini sehingga perekonomian masyarakat meningkat.
 
"Karena sebagaimana kita ketahui bahwa Kabupaten Inhil merupakan penghasil kelapa terbesar di Indonesia," sebutnya.
 
Sementara itu, Kementrian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI yang di wakili Direktur PSDA dan PSD TTG KEMENDES RI Supriadi, M.Eng yang dimintai keterangan mengatakan, salah satu tugas dari Kementrian ini adalah melakukan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa salah satunya berupa bantuan peralatan pengelolaan kelapa terpadu yang bertujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat khususnya Kabupaten Inhil pada umumnya.
 
"Desa Sungai Ara khususnya yang mana peralatan ini sebetulnya bisa mengcaver bahan baku berupa kelapa yang ada di sekitar Desa Sungai Ara ini," katanya.
 
Diungkapkannya, bantuan peralatan pengolahan kelapa terpadu ini bisa menghasilkan beberapa turunan dari kelapa berupa Produk PCO, minyak kelapa, Asap cair, sabut kelapa dan produk-produk yang berbahan sabut kelapa.
 
"Kami akan terus melakukan pendampingan kepada masyarakat baik dari segi produksinya maupun pemasarannya melalui BLK Provinsi Riau," tukasnya.
 
Pada kesempatan yang sama, Kepala BPMD Inhil yang turut menghadiri penyerahan peralatan pengolahan kelapa terpadu ini juga mengucapkan terimakasih kepada Kementrian Desa PDT dan Transmigrasi atas bantuan yang di berikan ini dimana sesuai dengan harapan masyarakat.
 
"Dimana saat ini kelapa di jual dalam bentuk kelapa bulat dan kopra, tetapi dengan adanya bantuan ini pola pikir masyarakat berubah. Dimana sebelumnya kelapa hanya di olah dalam bentuk kelapa bulat dan kopra saja, dengan adanya bantuan berupa pengolahan kelapa terpadu ini bisa menghasilkan beberapa turunan.
 
"Kami berharap kepada Kementrian Desa PDT dan Transmigrasi RI tidak hanya Desa Sungai Ara yang di bantu tetapi banyak desa-desa di Kabupaten Inhil ini yang masih memerlukan bantuan ini. Karena, kita ketahui wilayah Kabupaten Inhil memiliki potensi kelapa yang sangat besar sesuai dengan apa yang di katakan Bupati bahwa Inhil merupakan hamparan kelapa dunia," pungkasnya.(adv/hms)
 
Editor: Nandra F Piliang