Kaki Nyaris Putus, Aris Diselamatkan Ayahnya dari Terkaman Buaya

Senin,19 Desember 2016 | 12:05:17 WIB
Kaki Nyaris Putus, Aris Diselamatkan Ayahnya dari Terkaman Buaya
Ket Foto : Kaki Aris Nyaris Putus Akibat Terkaman Buaya (Foto: Sugianto)
SIAK (RIAUMANDIRI.co) - Peristiwa naas dialami Aris Purwoko (26) Warga Kampung Teluk Lanus Kecamatan Sungai Apit Kabupaten Siak. Ia mengalami luka parah di kaki karena digigit buaya di Sungai Rakar. Berdasarkan informasi warga sekitar, di Sungai Rakar tersebut memang banyak buaya namun tidak menganggu masyarakat dan baru kali ini menyerang warga.
 
"Kami ngeri melihat luka korban bekas gigitan buaya, bahkan kalau sempat orang tua korban tidak segera menolong pasti korban tewas. Dengan adanya kejadian ini, sekarang kami jadi takut beraktifitas di sungai tersebut, padahal selama ini aman-aman saja disungai itu. Kami berharap agar buaya-buaya ini tidak memakan korban lagi,  pihak dinas terkait bisa dengan segera menangkap buaya-buaya ini untuk dibawa kekebun binatang," ujar Trisno warga Teluk Lanus kepada riaumandiri.
 
Kejadian ini dibenarkan Kapolres Siak AKBP Restika Pardamaian Nainggolan melalui Kapolsek Sungai Apit AKB Rangga Warsito kepada riaumandiri, Minggu (18/12). Ungkapnya, korban harus dilarikan kerumah sakit di Pekanbaru karena mengalami luka gigitan di bagian kaki.
 
Dijelaskan Warsito, peritiwa ini berawal pada Sabtu (17/12) sekitar pukul 18.00 WIB. Korban Aris saat itu hendak pergi mandi sore di Sungai Lakar bersama ayahnya, kemudian sesampainya di sungai Aris masuk terlebih dahulu ke dalam sungai, saat itu ayah korban belum turun untuk ikut mandi.
 
Namun tiba-tiba Aris berteriak minta tolong dan ayah korban yang mendengar korban berteriak minta tolong, melihat seekor buaya sedang menarik kaki Aris, dan dengan segera ayah korban mencari kayu dan menolongnya di dalam sungai sambil memukul kepala buaya dengan kayu dan menendang kepala buaya tersebut, sehingga buaya itu melepaskan gigitannya di kaki anaknya.
 
Karena melihat buaya itu sudah melepaskan kaki anaknya, lalu ayah korban langsung menarik Aris keluar dari sungai sambil berteriak minta tolong kepada masyarakat sekitar. Tidak berapa lama masyarakat mendengar teriakan ayah korban dan segera menuju lokasi kejadian. 
 
Melihat Aris luka parah, masyarakat langsung menolong korban dan membawanya ke Pustu Kampung Teluk Lanus.
 
“Setelah dilakukan pemeriksaan oleh pihak Pustu Kampung Teluk Lanus bahwa kondisi kaki korban yang digigit buaya sudah parah dan korban langsung dilarikan menggunakan speed boat ke Puskesmas Sungai Apit, setelah dilakukan penanganan di Puskesmas Sungai Apit korban dirujuk ke rumah sakit umum Pekanbaru,” jelasnya.
 
Baca juga di Koran Haluan Riau edisi 19 Desember 2016
 
Reporter: Sugianto
Editor: Nandra F Piliang
Akses Riaumandiri.co Via Mobile m.riaumandiri.co
BERITA TERKAIT
TULIS KOMENTAR

Jumat,28 April 2017 - 20:21:08 WIB

Bank Riau Kepri Naik ke Peringkat Dua Nasional Kategori Service Exellence

JAKARTA (RIAUMANDIRI.co)-Marketing Research Indonesia (MRI) bekerja sama dengan Asbanda melakukan evaluasi tentang rangking service exellence di Bank Pembangunan Daerah (BPD) seluruh Indonesia dengan kategori Customer Service, Teller, Satpam, Anjungan Tunai Mandiri (ATM), Telepon dan Banking Hall. Dari lima kategori tersebut untuk tahun 2017, Bank Riau Kepri (BRK) meraih peringkat dua nasional. Sebelumnya, di tahun 2016 BRK telah meraih loncatan yang luar biasa, yaitu dari rangking 8 nasional menjadi rangking 3 nasional.