7 Penyebab Mata Merah

Sabtu,17 Desember 2016 | 11:34:25 WIB
7 Penyebab Mata Merah
Ket Foto : 7 Penyebab Mata Merah (Foto: istimewa)

JAKARTA (Riaumandiri.co) - Dengan mengetahui penyebab mata merah maka kamu dapat melakukan langkah pencegahan. Berikut 7 penyebab mata merah yang harus kamu tahu seperti dilansir boldsky:

1. Lupa berkedip
Mungkin kita kadang-kadang lupa untuk sering berkedip, terutama saat bekerja di depan layar komputer atau ponsel. Kebiasaan ini dapat menyebabkan mata kering dan iritasi, sehingga menyebabkan mata merah.

2. Alergi
Alergi musiman juga dapat menyebabkan mata merah. Pemicu alergi tertentu hadir di lingkungan, seperti serbuk sari, juga dapat menyebabkan peradangan pada pembuluh darah mata.

3. Obat-obatan tertentu
Jika kamu mengonsumsi obat tertentu, seperti anti-kecemasan dan antibiotik, mereka dapat menyebabkan mata kering. Kondisi ini dapat menyebabkan mata tampak merah.

4. Terlalu banyak minum alkohol
Alkohol dapat melebarkan pembuluh darah dalam tubuh kamu, sehingga pembuluh darah di mata membesar. Kondisi ini dapat menyebabkan mata merah, sehingga kamu sering melihatnya pada orang setelah mabuk berat.

5. Stres
Stres dan kecemasan dapat menyebabkan mata merah. Karena stres dapat meningkatkan aliran darah ke otak. Ketika hal ini terjadi, saraf optik kamu mungkin mengalami banyak ketegangan, sehingga mengakibatkan mata merah.

6. Merokok
Merokok dapat menyebabkan mata kering yang mengakibatkan peradangan pembuluh darah di mata. Kondisi ini akan menyebabkan mata merah. Asap rokok juga dapat menyebabkan mata merah pada perokok pasif.

7. Berenang
Orang cenderung mengembangkan mata merah setelah berenang, terutama di laut dan kolam renang. Hal ini karena garam atau bahan kimia seperti klorin, dapat menyebabkan iritasi di mata, sehingga membuatnya tampak merah. (wkc/vie)

Akses Riaumandiri.co Via Mobile m.riaumandiri.co
BERITA TERKAIT
TULIS KOMENTAR

Senin,20 Februari 2017 - 07:39:18 WIB

Konsep Bantuan Hukum

(riaumandiri.co)-DI dalam negara demokrasi, penegakan hukum menjadi salah satu indikator untuk menilai demokrastis atau tidaknya suatu negara. Penegakan hukum dapat dilihat dari 3 (tiga) aspek; yaitu dari sisi aspek regulasi, aspek aparat penegak hukum, dan aspek budaya hukum. Indonesia sebagai negara hukum (rechstaat), negara wajib memberi jaminan kesetaraan bagi setiap warga negaranya di hadapan hukum (equality before the law). Bahkan, sila kedua, dan sila kelima Pancasila sebagai grundnorm (norma dasar), telah menjamin persamaan hak asasi dan keadilan itu.