iPhone 7s dan iPhone 7s Plus Gunakan Chipset A11

Jumat,09 Desember 2016 | 19:02:10 WIB
iPhone 7s dan iPhone 7s Plus Gunakan Chipset A11
Ket Foto : Iphone

RIAUMANDIRI.co - Meski banyak aksi protes dari para konsumen setianya, perangkat smartphone dari Apple, iPhone 7 dan iPhone 7 Plus tetap laris di pasaran. Banyak yang menyayangkan absennya jack audio 3.5 mm pada kedua perangkat tersebut, yang digantikan dengan Air Pods atau headset nirkabel Red-iphone.

Namun kabarnya Apple sedang mempersiapkan varian terbaru dari duo perangkat iPhone 7 tersebut. Dikutip dari VR-Zone, menurut kabar burung yang beredar mengatakan bahwa Apple bakal membawa versi terbaru dari kedua perangkat iPhone terbarunya, iPhone 7s dan iPhone 7s Plus.

Dari informasi yang berasal dari media Jepang, MacOtakara, pada tahun 2017 mendatang versi terbaru yang akan diluncurkan tidak jauh berbeda desain dan bentuknya dengan sekarang yang telah hadir di pasaran. Hanya saja Apple disebutkan bakal menanamkan chipset terbaru yang lebih kencang, A11.

Dengan menggunakan chipset A11, pastinya performa dari kedua perangkat tersebut tak diragukan lagi. Bahkan kabarnya Apple bakal menggunakan chip memori yang lebih kencang sehingga dalam mengakses file multimedia lebih gesit. iphone-7s-rumor Tak hanya itu saja, Apple pun dikabarkan bakal menambah varian warna terbaru pada jajaran iPhone 7s dan iPhone 7s Plus. Disebutkan yang bakal hadir adalah varian warna merah pekat.

Jadi setidaknya nanti ada enam pilihan warna, yang antara lain Black, Jet Black, Gold, Rose Gold, Silver dan Red. Disamping kabar kemunculan iPhone 7s dan iPhone 7s Plus terbaru, Apple sendiri dikabarkan sedang menggarap smartphone terbaru untuk melanjutkan kesuksesan kedua perangkat tersebut. Seperti yang sudah pernah kita informasikan, kabarnya Apple bakal menggunakan panel layar OLED pada perangkat iPhone 8.(btc/van)

Akses Riaumandiri.co Via Mobile m.riaumandiri.co
BERITA TERKAIT
TULIS KOMENTAR

Senin,20 Februari 2017 - 07:39:18 WIB

Konsep Bantuan Hukum

(riaumandiri.co)-DI dalam negara demokrasi, penegakan hukum menjadi salah satu indikator untuk menilai demokrastis atau tidaknya suatu negara. Penegakan hukum dapat dilihat dari 3 (tiga) aspek; yaitu dari sisi aspek regulasi, aspek aparat penegak hukum, dan aspek budaya hukum. Indonesia sebagai negara hukum (rechstaat), negara wajib memberi jaminan kesetaraan bagi setiap warga negaranya di hadapan hukum (equality before the law). Bahkan, sila kedua, dan sila kelima Pancasila sebagai grundnorm (norma dasar), telah menjamin persamaan hak asasi dan keadilan itu.