Pelatihan Menjahit Ajak Perempuan Jadi Produktif

Senin,14 November 2016 | 08:17:11 WIB
Pelatihan Menjahit Ajak Perempuan Jadi Produktif
Ket Foto : Para peserta pelatihan menjahit CD RAPP berfoto bersama dengan staf CD, Jumat (11/11).

PANGKALAN KERINCI (RIAUMANDIRI.co) - Setelah sebelumnya sukses melaksanakan pelatihan serupa bagi 14 orang yang belum bekerja dari wilayah sekitar operasional perusahaan,

PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) kembali melaksanakan pelatihan menjahit tingkat dasar. Sebanyak 15 perempuan mengikuti pelatihan menjahit periode dua ini. Mereka berasal dari Estate Pulau Padang, Meranti, Buatan, Futong Port, Langgam, Baserah, dan Cerenti.

Menurut Manajer Community Development (CD) RAPP, Sundari Berlian, pelatihan sebelumnya mendapat respon positif dari masyarakat. Banyak masyarakat yang menanyakan kapan lagi dilaksanakan pelatihan yang sama sehingga pelatihan tahap kedua ini dilaksanakan tanpa selang waktu yang lama dari sebelumnya.

"Program pelatihan dilaksanakan selama sebulan. Mulai tanggal 11 Oktober hingga11 November 2016 yang dilaksanakan di Gerai Bono Andalan lantai dua jalan Lintas Timur," ucapnya.

Sundari menuturkan perusahaan berharapkan setelah pelatihan ini mereka dapat meningkatkan kemampuan dari tidak bisa menjahit menjadi bisa menjahit. "Selanjutnya impact yang ingin diwujudkan adalah perempuan-perempuan ini bisa menjadi produktif secara ekonomi. Entah itu mereka membuka usaha sendiri ataupun bekerja di konveksi-konveksi yang sudah ada," tuturnya.

Ditambahkan Sundari, sebelas dari empat belas orang peserta tahap pertama sempat mengikuti magang menjahit selama 2 minggu, sebagai lanjutan untuk pemantapan skill mereka. Kemudian RAPP sudah memberikan bantuan modal usaha berupa mesin jahit kepada 7 orang dengan pola Revolving Fund.

"Perusahaan melihat ini sebagai suatu awal yang baik dan prospektif. Untuk itu kami akan terus fasilitasi kegiatan serupa sembari terus mendampingi alumni-alumni pelatihan ini," tuturnya. (rls)

Akses Riaumandiri.co Via Mobile m.riaumandiri.co
BERITA TERKAIT
TULIS KOMENTAR