Sosok Ardo di Mata Jemaah Haji yang Pernah Satu Kelompok Dengannya

Sosok Ardo di Mata Jemaah Haji yang Pernah Satu Kelompok Dengannya
KAMPAR (RIAUMANDIRI.co) -Dahulu Ruslan mendengar orang-orang ramai menceritakan hal negatif terhadap sosok Rahmat Jevary Juniardo atau yang lebih dikenal dengan sapaan Ardo, seorang anak bupati dengan tanpa keistimewaan, sehingga pencalonananya sebagai Bupati Kampar terkesan aji mumpung. 
 
Demikian Ruslan menceritakan kesan dia terhadap Ardo sebelum ia kenal dekat dengan sosok anak muda berwajah tampan tersebut. Hingga saat ini, stigma negatif itu masih dikembangkan oleh orang-orang yang tak bertanggungjawab terhadap diri Ardo. “Dulu orang-orang bilang dia itu ndak hebat. Hanya karena dia anak bupati dia mau maju. Tapi setelah kenal dia, saya jadi tahu yang sebenarnya tentang sosok mas Ardo. Dia itu sangat baik, rendah hati, dan suka membantu,” puji Ruslan.
 
Pujian Ruslan itu bukan tidak beralasan. Ia mengisahkan, sewaktu menjalankan ibadah haji 2016 lalu, dia berada satu kelompok dengan Ardo, yaitu kelompok 9 Jamaah Haji Kabupaten Kampar. Ardo dalam rombongan jamaah kelompok 9 itu bertindak sebagai Petugas Pendamping Haji. Dalam menjalankan tugas, Ardo ia nilai sangat bertanggung jawab, total dan selalu memberikan pelayanan yang maksimal pada semua jamaah.
 
“Waduh bang, mas Ardo itu siang malam membantu jamaah. Sepertinya dia nggak kenal lelah membantu jamaah. Banyak sekali jamaah terbantu oleh dia. Karena ada mas Ardo, ibadah kami menjadi lancar dan ringan,” kata pria yang pernah menjabat sebagai kepala Desa Kenantan, Kecamatan Tapung ini.
 
Lebih lanjut Ruslan menuturkan, bahwa sebelum pengalaman di Tanah Suci itu, dia sudah banyak mendengar informasi negatif yang dikembangkan orang-orang tentang Ardo. Dia juga mengaku sempat terpengaruh oleh bualan orang-orang itu. Tapi Ruslan mengaku, hal-hal buruk tentang sosok Ardo seketika hilang setelah apa yang dialaminya selama menyelenggarakan ibadah haji bersama anak muda yang punya brewok tipis ini.
 
“Saya bisa pastikan itu (hal-hal buruk) nggak benar. Saya sendiri kok yang mengalami dan menjadi saksi tentang sosok mas Ardo yang sebanarnya. Cukuplah Allah, saya dan Ka’bah sebagai saksi kebaikan dan kerendahan hati mas Ardo ini,” beber Ruslan terharu.
 
“Akhirnya, pengalaman saya di Tanah Suci dengan mas Ardo itu membuat saya jadi yakin, dia adalah calon pemimpin yang layak memimpin Kampar. Dengan keyakinan itu saya siap berjuang untuk memenangkan dia jadi bupati. Karena dia memang layak memimpin ummat,” pungkasnya.(ari)
 
Selengkapnya di Koran Haluan Riau edisi 12 November 2016
 
Editor: Nandra F Piliang