Sempena Hari Pahlawan

Narkoba dan Mental Tantangan Terberat

Jumat,11 November 2016 | 07:17:32 WIB
Narkoba dan Mental  Tantangan Terberat
Ket Foto : Saat pelaksanaan upacara peringatan Hari Pahlawan 10 November di halaman Kantor Bupati Kepulauan Meranti, Jalan Dorak Selatpanjang.

SELATPANJANG (RIAUMANDIRI.co) -  Wakil Bupati Kepulauan Meranti  H Said Hasyim menyadari ada tantangan terberat dalam mempertahankan dan mengisi kemerdekaan yang telah berhasil direbut pahlawan. Beratnya usaha mempertahankan kemerdekaan dimaksud, dipengaruhi dari mental yang mudah menyerah dan pengaruh dampak penyalahgunaan narkoba.
 

Hal itu disampaikan H Said Hasyim, ketika ditemui usai menjadi inspektur upacara peringatan Hari Pahlawah 10 November, di Selatpanjang, Kamis (10/11).
Diakui H Said Hasyim, mempertahankan kemerdekaan terasa sangat berat dilakukan. Apalagi, saat ini sikap mental masyarakat yang mudah menyerah dan tidak percaya diri. Warga masyarakat lebih mengagungkan bangsa lain, tanpa mau menyadari bahwa bangsa Indonesia juga mampu di tangan orang-orang yang optimis.


"Presiden Soekarno pernah menyampaikan bahwa warga mudah menyerah, dan tidak percaya diri. Kita terlalu mengagungkan bangsa lain, kita tidak yakin bahwa kita mampu. Kenapa bangsa lain bisa kita tidak, padahal kita bangsa besar dan bangsa pintar," kata H Said Hasyim.


Ia katakan lagi, saat ini orang-orang juga dengan mudah membohongi diri. Masyarakat telah terbiasa sogok, upeti, untuk berbagai urusan dan keperluan. Menurutnya lagi, itu perlu diberantas agar kedepan Indonesia, khususnya Kabupaten Kepulauan Meranti memiliki SDM yang betul-betul optimis dengan kemampuan diri, dalam mengisi kemerdekaan, serta membangun daerah.


"Kita menolak gratifikasi, kemarin kami sudah menandatangi deklarasi (anti gratifikasi, red). Ini harus kita dukung, sebar luaskan informasi, jangan memberi dan menerima dalam bentuk apapun. Ini menjadi tugas kita bersama-sama," kata H Said Hasyim lagi.


Disamping mental mudah menyerah dan suka membohongi diri, tambah H Said Hasyim, pengaruh narkoba juga menjadi tantangan terberat negara. Dimana, dampak penyalahgunaan narkoba akan menimbulkan berbagai kejahatan pada setiap manusia, seperti perampokan, pencucian uang, pembunuhan dan lain sebagainya. Penyalahgunaan narkoba juga menimbulkan dampak lain, yaitu penyakit HIV/ AIDS.


Bersempena Hari Pahlawan ini, H Said Hasyim mengimbau semua warga untuk bisa menjadi pahlawan bagi diri sendiri dan harus diterapkan dalam kehidupan setiap hari. Semua komponen bangsa juga diharapkan, dapat menghayati meresapi dan hari pahlawan ini. Sehingga, semua orang akan saling bergandengan menanamkan jiwa patriotisme untuk menjadikan kembali negeri ini sebagai negeri jaya.


"Kami imbau semua komponen, mari tanamkan lagi semangat patriotisme untuk membangun Meranti. Kalau tak kita siapa lagi, kalau tak sekarang kapan lagi. Jangan tunggu hari esok, bisa-bisa peluang emas direbut orang lain," imbaunya. (gor/ivi)

Akses Riaumandiri.co Via Mobile m.riaumandiri.co
BERITA TERKAIT
TULIS KOMENTAR

Kamis,23 Februari 2017 - 21:47:55 WIB

Tim Saber Pungli Inhu OTT Honorer Dishub

RIAUMANDIRI.co - Tim Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Indragri Hulu, melakukan operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap salah seorang honorer Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Indragiri Hulu, Kamis (23/2/17). Tersangka RAH tertangkap tangan saat diduga melakukan Pungli di Pos Restribusi Dishub di Jalan Sudirman Air Molek.