Deklarasi AVOID Hadirkan Perwakilan Komunitas Mobil Jakarta

Jumat,26 Agustus 2016 | 17:52:28 WIB
Deklarasi AVOID Hadirkan Perwakilan Komunitas Mobil Jakarta
Ket Foto : Deklarasi AVOID Jakarta Sukses Terselenggara di MGK Kemayoran

JAKARTA (Riaumandiri.co) - Dalam rangka meresmikan salah satu regionalnya, Komunitas Mobil Toyota Avanza yaitu “AVANZA OWNERS INDONESIA” sukses menyelenggarakan Deklarasi atau Peresmian Regional Jakarta serta Kopdar Sehat yang bertajuk Donor Darah.

Kegiatan yang mengusung tema Kopdar Sehat & Deklarasi Avanza Owners Indonesia Regional Jakarta diadakan pada beberapa waktu lalu bertempat di Mal Otomotif MGK Kemayoran.

Adapun bentuk kegiatan pendukung adalah dilaksanakannya donor darah bersama PMI, check up bersama RS PELNI, coaching clinic oleh No Doubt Smart Control & ProQ Denso , dan bagi-bagi hadiah gratis dari DHT parts dan produklainnya.

Sekitar kurang lebih 70 member dari Regional Jakarta Tangerang Bekasi Depok Bogor Serang dan Kota-kota lain, dan juga hadir dari perwakilan komunitas lainnya seperti TACI, HOFOS, GCC, CEO, VCOI, IBCC, SCCI, ERCI, WCC, RCCI menghadiri acara Kopdar Sehat & Deklarasi Avanza Owners Indonesia Regional Jakarta ini, dengan terselenggaranya acara ini diharapkan dapat terciptanya rasa kekeluargaan yang lebih erat antar para member AVOID dan juga diharapkan adanya semangat dan kesadaran saling –menolong antar sesamamanusia melalui donor darah bersama PMI karena setetes darah yang diberikan sangat berarti bagi kehidupan orang lain.

Kegiatan ini mendapatdukungandari Mal Otomotif MGK Kemayoran yang dipastikan selalu mendukung kegiatan Otomotif baik ATPM maupun Komunitas Otomotif, PalangMerah Indonesia, RS Pelni, NoDoubt, ProQ Denso, DHT, JayaBan.(rmc/van)
 

Akses Riaumandiri.co Via Mobile m.riaumandiri.co
BERITA TERKAIT
TULIS KOMENTAR

Senin,20 Februari 2017 - 07:39:18 WIB

Konsep Bantuan Hukum

(riaumandiri.co)-DI dalam negara demokrasi, penegakan hukum menjadi salah satu indikator untuk menilai demokrastis atau tidaknya suatu negara. Penegakan hukum dapat dilihat dari 3 (tiga) aspek; yaitu dari sisi aspek regulasi, aspek aparat penegak hukum, dan aspek budaya hukum. Indonesia sebagai negara hukum (rechstaat), negara wajib memberi jaminan kesetaraan bagi setiap warga negaranya di hadapan hukum (equality before the law). Bahkan, sila kedua, dan sila kelima Pancasila sebagai grundnorm (norma dasar), telah menjamin persamaan hak asasi dan keadilan itu.