India Tuding Pakistan di Balik Rusuh Kashmir

India Tuding Pakistan di Balik Rusuh Kashmir

New Delhi (riaumandiri.co) -Perdana Menteri India, Narendra Modi, menuduh Pakistan mengobarkan kerusuhan di Lembah Kashmir. Ia juga mengklaim ada cukup bukti terkait pemicu kerusuhan di wilayah tersebut.


"Akar penyebab kerusuhan di Kashmir adalah terorisme lintas perbatasan yang didorong oleh negara tetangga kita," ujarnya, seperti dilansir dari AFP, Jumat (12/8).


"Sejak terorisme muncul di Kashmir, begitu banyak senjata canggih yang telah disita oleh pasukan keamanan kami dan begitu banyak teroris asing ditembak mati. Pakistan dapat berbicara satu juta kebohongan tapi dunia tidak akan menerima ini," ujarnya lagi.



Saat ini, Kashmir di India berada dalam peraturan jam malam sejak protes meletus. Protes tersebut akibat kematian seorang pemimpin pemberontak muda yang populer bernama Burhan Wani dalam baku tembak dengan pasukan keamanan bulan lalu.


Lebih dari 50 warga sipil telah tewas dalam bentrokan antara demonstran dan pasukan keamanan. Ribuan lainnya luka-luka dalam kekerasan terburuk yang melanda wilayah Himalaya sejak 2010.


Banyak dari orang-orang muda yang keluar ke jalan-jalan setelah peristiwa itu. Mereka melempari pasukan keamanan, protes pun semakin umum terjadi di wilayah berpenduduk mayoritas muslim di India.


Partai Modi, Bharatiya Janata yang merupakan bagian dari pemerintah koalisi, gelisah karena telah gagal mengamankan protes mematikan di Jammu dan Kashmir. Awal pekan ini, Modi mengimbau agar masyarakat meninggalkan kekerasan dan sementara menjanjikan pekerjaan bagi ribuan pemuda pengangguran di negara itu.


Wilayah Kashmir terbagi antara India dan Pakistan. Tapi keduanya mengklaim wilayah tersebut secara penuh. (dtc, sis)