Honorer Disdik Didata Ulang

Sejumlah Honorer Terancam Dipecat

Rabu,03 Agustus 2016 | 08:27:51 WIB
Sejumlah Honorer Terancam Dipecat
Ket Foto : Pegawai honorer di lingkungan Disdik Rohil dikumpulkan di Gor untuk didata ulang.

Rohil (riaumandiri.co) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hilir (Rohil) mendata ulang pegawai honorer di lingkungan Dinas Pendidikan setempat. Hal ini dilakukan karena ditemukan sejumlah penyimpang dalam penempatan tenaga honorer. Bahkan ditenggarai ada honorer fiktif.

Pendataan ulang itu dilakukan dengan menggelar pertemuan di GOR Batu Enam Bagansiapiapi, Selasa (2/8).


Pertemuan itu dipimpin Asisten IV Bidang Administrasi Pemkab Rohil, Dahniar. Turut hadir Plt Sekdakab, Drs Surya Arfan, Sekretaris Disdik Khairul Azam dan sejumlah kepala sekolah.
Surya Arfan mengatakan apabila APBD 2017 kembali defisit sekitar Rp1,2 triliun maka imbasnya diperkirakan Disdik Rohil mengalami pengurangan yang sangat signifikan karena sebagian besar anggarannya untuk tenaga guru dan staf.


Untuk itu, jika dalam pendataan tersebut ditemukan adanya honorer fiktif, maka honorer itu terancam akan dipecat. Dari pendataan yang dilakukan itu,  ditemukan beberapa hal yang tidak bisa ditolerin seperti adanya ditemukan keberadaan honorer di Cikampek namun tercatat sebagai guru di kecamatan Bagan Sinembah begitu juga ditemukan adanya yang sudah berprofesi lain namun tercatat juga sebagai guru.


"Tak mungkin mereka bisa mengajar, bagaimana caranya kalau seperti itu," kata Surya.


Langkah tegas pemerintah ungkapnya merupakan hal yang tak bisa ditawar lagi. Terhadap kasus ditemukannya data yang tak benar atau fiktif, guru yang ternyata memiliki kerja ganda, tidak disiplin atau tak tak aktif tanpa alasan maka terancam diberhentikan.


Sejauh ini lanjut surya, pihaknya masih melakukan pendataan. Untuk sanksinya dilihat nanti bagaimana tingkat kesalahan mereka. Kegiatan pendataan, rekapitulasi tenaga honorer ini sebagai langkah untuk evaluasi ulang sejauh mana efektifnya para honorer di lingkungan Pemkab Rohil.


"Jangan coba pihak yayasan bermain mata dengan tenaga honorer, kalau ada langsung diberhentikan dan tidak ada pengantian," tandasnya. (adv/humas)

Akses Riaumandiri.co Via Mobile m.riaumandiri.co
BERITA TERKAIT
TULIS KOMENTAR