Walau Beda Latar Belakang

Kini Arumi dan Kasmarni Sama-sama jadi First Lady

Cetak Minggu,24 April 2016 | 23:38:22 WIB
Kini Arumi dan Kasmarni Sama-sama jadi First Lady
Ket Foto : Ketua TP PKK Bengkalis Kasmarni Amril dan Ketua TP PKK Trenggalek Arumi Bachin, duduk semeja saat mengikuti PKK bagi istri Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah tahun 2016, di Jakarta,

BENGKALIS (riaumandiri.co)-Latar belakang antara Kasmarni Amril dan Arumi Bachin Emil memang beda. Satu mantan camat dan satunya lagi mantan artis dan foto model. Namun keduanya saat ini memiliki status yang sama. Jika Kasmarni first lady di kabupaten berjuluk Negeri Junjungan, maka Arumi adalah istri orang nomor satu di Kabupaten Trenggalek yang dikenal dengan julukan Laskar Gajah Putih.  

Selain itu, keduanya saat ini juga sama-sama Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK). Jika Kasmarni Ketua TP PKK Kabupaten Bengkalis, Riau. Sementara Arumi Ketua TP PKK Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur.

Karena status keduanya kini sama, baik Kasmarni maupun Arumi saat ini sama-sama tengah mengikuti kegiatan Pengembangan Kepribadian dan Kepemimpinan (PKK) bagi istri Kepala Daerah (KDH) dan Wakil KDH tahun 2016.

Kegiatan PKK bagi isteri KDH dan Wakil KDH tahun 2016 yang dilaksanakan di Ruang Kelas Besar lantai III Gedung F Auditoriaum Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kemendagri, Kalibata, Jakarta Selatan.

Kegiatan yang diikuti hampir 100 istri KDH dan Wakil KDH hasil Pilkada serentak 9 Desember 2015 yang akan berlangsung 2 hari itu, Sabtu (23/4/2016) siang, dibuka secara resmi Ketua Umum TP PKK Pusat, Erni Guntari Tjahjo. (man)
 

Akses Riaumandiri.co Via Mobile m.riaumandiri.co
BERITA TERKAIT
Loading...
TULIS KOMENTAR
Loading...

Kamis,26 April 2018 - 14:50:54 WIB

Jokowi Bertemu PKS, Ini Tanggapan PDIP

RIAUMANDIRI.CO, JAKARTA - Setelah pertemuan dengan Alumni 212 di Istana Bogor pada akhir pekan lalu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) dikabarkan telah melakukan pertemuan dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PDIP Ahmad Basarah mengatakan, pertemuan tersebut diakui oleh Jokowi. Ia pun menilai, wajar saja jika Presiden menemui pimpinan partai politik (parpol) lain.