Kampanye Bahaya Narkoba

Polres Bangkinang Barat Sebar Personel

Cetak Rabu,30 Maret 2016 | 22:03:21 WIB
Polres Bangkinang Barat Sebar Personel
Ket Foto : Polres Bangkinang Barat Sebar Personel Kampanye Bahaya Narkoba

BANGKINANG (riaumandiri.co)- Untuk mengkampanyekan bahaya narkoba, jajaran Polsek Bangkinang Barat sebarkan personel ke sekolah dan desa desa di wilayah hukum Polsek Bangkinang Barat yang meliputi dua wilayah kecamatan yaitu kecamatan Kuok dan kecamatan Salo, Selasa (29/3).

Beberapa personel Kepolisian dari Polsek Bangkinang Barat yang melakukan kegiatan kampanye tentang bahaya penyalahgunaan narkoba ini antara lain Brigadir Wawan A. Harahap di SMP 3 Desa Silam, Brigadir Fadhlan Efendi di Desa Salo Timur, Bripka Rudi Sianipar di Desa Siabu, Brigadir Nurkholis di Desa Bukit Melintang dan Brigadir Khairil Luthfi di MAN Kuok dan juga Desa Empat Balai.

Kegiatan Kampanye serta sosialisasi tentang narkoba ini diadakan dalam rangka Operasi Bersinar 2016 yang saat ini tengah digelar secara serentak diseluruh Indonesia selama satu bulan penuh yang dimulai sejak (21/3) lalu.

Kapolsek Bangkinang Barat Iptu Wan Mantazakka ketika dihubungi media terkait pelaksanaan kampanye anti narkoba ini menyampaikan bahwa penanganan masalah narkoba tidak hanya melalui penindakan ataupun penegakkan hukum, namun juga melalui upaya preventif dengan penyuluhan dan sosialisasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang buruknya pengaruh serta dampak yang ditimbulkan akibat penyalahgunaan narkoba. (mg2)
 

Akses Riaumandiri.co Via Mobile m.riaumandiri.co
BERITA TERKAIT
Loading...
TULIS KOMENTAR
Loading...

Kamis,26 April 2018 - 14:50:54 WIB

Jokowi Bertemu PKS, Ini Tanggapan PDIP

RIAUMANDIRI.CO, JAKARTA - Setelah pertemuan dengan Alumni 212 di Istana Bogor pada akhir pekan lalu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) dikabarkan telah melakukan pertemuan dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PDIP Ahmad Basarah mengatakan, pertemuan tersebut diakui oleh Jokowi. Ia pun menilai, wajar saja jika Presiden menemui pimpinan partai politik (parpol) lain.