Parmusi Tegaskan Masih Setia di Kubu Djan Faridz

Cetak Kamis,24 Maret 2016 | 10:56:13 WIB
Parmusi Tegaskan Masih Setia di Kubu Djan Faridz
Ket Foto : ilustrasi

JAKARTA (riaumandiri.co)-Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) menegaskan masih berada di barisan PPP hasil Muktamar Jakarta. Kabar mundurnya sejumlah kader Parmusi dari kubu Djan Faridz dinilai merupakan upaya adu domba yang tengah dilakukan kubu Romahurmuziy Cs.

"Faktanya tidak benar PPP Muktamar Jakarta mengenyampingkan Parmusi. Sejak awal, kader-kader Parmusi mendapatkan kepercayaan dan kehormatan sebagai pengurus PPP di seluruh Indonesia", kata Wakil Sekjen DPP PPP, Mulyadi di Jakarta, Rabu (23/3).

Menurut Mulyadi, Parmusi sejak awal telah melebur menjadi satu dengan PPP ketika para kadernya dipercaya menduduki posisi sebagai pengurus partai berlambang Kakbah itu. Faktanya, banyak kader Parmusi yang dipercaya sebagai PPP mulai jajaran DPP hingga struktur paling bawah.

"Sejak tahun 2010, Mukernas Parmusi menyatakan bahwa Parmusi bersifat Netral. Namun, faktanya banyak kader Parmusi yang dipercaya sebagai pengurus PPP mulai jajaran DPP hingga struktur paling bawah", terang dia.

Dirinya pun percaya jika Ketua Umum Parmusi, Usamah Hisyam menyadari PPP yang sah adalah sesuai dengan putusan kasasi MA yakni PPP hasil Muktamar Jakarta. Menurut dia, sebagai pimpinan Parmusi, Usamah tentu bisa menghargai para kadernya yang berbeda pendapat.

"Kami berharap, bang Usamah mendukung kami yang saat ini memperjuangkan kebenaran dari pihak-pihak yang dzalim," ungkapnya.

"Namun Romi tidak legawa menerima kekalahan tersebut. Bahkan bermanuver dengan melakukan PK walaupun itu jelas-jelas melanggar UU Parpol," imbuhnya.(okz/aag)
 

Akses Riaumandiri.co Via Mobile m.riaumandiri.co
BERITA TERKAIT
Loading...
TULIS KOMENTAR
Loading...

Rabu,20 Juni 2018 - 20:13:58 WIB

MUI Angkat Bicara Soal Pria yang Menginjak-Injak Alquran

RIAUMANDIRI.CO, JAKARTA - Majelis Ulama Indonesia (MUI) berkomentar soal pria yang menginjak-injak Al-Quran di Sumatera Selatan dan mengunggahnya di Facebook. Wakil Ketua MUI Zainut Tauhid menduga pria itu memiliki niat jahat kepada umat Islam.