DIHARAPKAN TAHUN 2017

Dua Alur Sungai di Kedaburapat Dinormalisasikan

Dua Alur Sungai di Kedaburapat Dinormalisasikan

KEDABURAPAT (riaumandiri.co)-Dua alur sungai yang masuk ke pedalaman di Desa Kedaburapat Kecamatan Rangsang Pesisir diharapkan agar bisa  dinormalisasikan pada program pembangunan tahun anggaran 2017 mendatang.

Ada lima sungai yang sampai ke pedalaman Desa Kedaburapat selama ini. Sungai-sungai tersebut di satu sisi memang dipergunakan masyarakat untuk kebutuhan mandi dan cuci. Namun keberadaan sungai-sungai itu juga membawa masalah bagi kehidupan masyarakat pada saat-saat tertentu.

Sebab jika pasang besar yang bersamaan terjadinya hujan, maka air dari pedalaman tidak bisa dibawa oleh sungai. Demikian juga jika musim angin Utara maka ombak deras akan mendorong intrusi air laut yang tinggi menerobos ke pedalaman.

Dan sampai di pedalaman, air asin itupun akan merendam seluruh tanaman masyarakat  seperti tanaman Kopi, Kelapa, Pinang dan juga tanaman pertanian lainnya.

"Hebatnya lagi jika tanaman telah terendam air asin apalagi dalam kurun waktu lama, maka tanaman itu dipastikan akan layu dan akhirnya mati,”ungkap Ramli Yusuf , warga Desa Kedaburapat, kepada Haluan Riau Minggu kemarin.

Yusuf mengaku, masalah tingginya intrusi air laut di desa tersebut memaksa pekebun meninggalkan perkebunannya, dan bahkan tidak sedikit para suami hengkang ke Malaysia untuk menjadi buruh demi menyelamatkan keluarganya.
Untuk itu, masyarakat berharap kepada pemerintah kabupaten agar mela-kukan normalisasi sungai yang ada di desa tersebut.  

Diakuinya, nor-malisasi yang dilakukan desa terhadap tiga sungai tahun 2015 lalu ternyata mampu mengurangi dampak banjir rob yang terjadi. Dengan demikian ada harapan penyelamatan tanaman perkebunan masyarakat, jika pemerintah melakukan normalisasi sungai.(jos)