Selain Novel

Presiden Minta Kasus AS dan BW Diselesaikan

Cetak Rabu,24 Februari 2016 | 07:59:58 WIB
Presiden Minta Kasus AS dan BW Diselesaikan
Ket Foto : Ilustrasi

JAKARTA (riaumandiri.co)- Kejaksaan Agung sudah menerbitkan Surat Ketetapan Penghentian Penuntutan (SKP2) untuk penyidik KPK Novel Baswedan. Kini tinggal mantan pimpinan KPK Abraham Samad dan Bambang Widjojanto yang masih berurusan dengan kasus hukum.

"Presiden menggarisbawahi kasus Novel, BW, dan juga AS harus segera cepat diselesaikan. Tapi menyelesaikan harus tetap harus berada di koridor hukum," ujar Jubir Presiden Johan Budi di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Selasa (23/2).

Soal penghentian kasus Novel, Johan menepis anggapan yang menyebut Presiden Jokowi melakukan intervensi. Apa yang dilakukan Jaksa Agung terkait penerbitan SKP2, menurut Johan sudah sesuai dengan koridor hukum.

Kasus Novel Baswedan dianggap tak cukup bukti dan sudah kedaluwarsa oleh kejaksaan. Bukan berarti keputusan itu adalah karena perintah dari Jokowi, kata Johan.

"Saya akan tanya kembali pada orang yang bilang intervensi, di mana letak intervensi? Ini presiden melihat persoalan berlarut-larut, ini kan sudah lama. Sementara publik selalu pro dan kontra, dan bahasa yang digunakan Presiden adalah cepat selesaikan," ujar Johan.(dtc/ara)

Akses Riaumandiri.co Via Mobile m.riaumandiri.co
BERITA TERKAIT
Loading...
TULIS KOMENTAR
Loading...

Kamis,21 Juni 2018 - 20:52:53 WIB

Anggota DPR: Andi Rachman Disayang Pusat, Membangun Riau Lebih Gampang

RIAUMANDIRI.CO, INHU - Kampanye terbuka Calon Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman disaat Paslon lain menggelar kampanye besar-besaran menghadirkan tokoh politik nasional, ternyata jumlah massanya sama saja. Seperti Kamis (21/6), di Desa Bukit Lipai, Kecamatan Batang Cenaku, Indragiri Hulu, belasan ribu massa memadati lokasi kampanye calon dengan nomor urut 4 ini.