MASUKI PANCAROBA

Warga Diimbau Waspada Penyakit DBD

Warga Diimbau  Waspada Penyakit DBD

SELATPANJANG (riaumandiri.co)- Moment pergantian musim, menjadi moment berjangkitnya berbagai penyakit menular yang ditularkan oleh nyamuk. Untuk itu diimbau kepada seluruh masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dengan tetap memelihara kebersihan.

“Menjaga lebih baik dari pada mengobati” adalah sikap yang harus terus dilestarikan di tengah masyarakat. Sebab mengantisipasi akan lebih mudah dibanding mengobatinya.

 Jadi berharap masyarakat agar tetap dalam pola hidup sehat, bersih dan teratur,”ungkap dr.H Misri Hasanto M Kes Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Meranti, sekaligus selaku Pendiri FK 3 kepada Haluan Riau Kamis kemarin.

Disebutkan Misri, menghadapi musuh bersama yakni nyamuk itu, harus tetap menerapkan pola 3 M. Yakni Menguras, Menutup dan Mengubur. Pola tersebut cukup efektif untuk memutus mata rantai perkembangbiakan nyamuk yang menjadi penyebab terjadinya berbagai penyakit menular.

Menurutnya, 3M Plus adalah tindakan untuk memutus sekaligus memberantas jentik dalam rangka pencegahan berjangkitnya penyakit demam berdarah. Bukan hanya mengantisipasi demam berdarah tapi juga penyakit ZIKA  yang saat ini tengah meresahkan masyarakat dunia.

Dengan rajin menguras tempat penampungan air, lalu menutup rapat serta mengubur semua barang bekas yang ada di luar rumah, maka masyarakat akan terhindar dari gigitan nyamuk yang membahayakan kesehatan tersebut.

Nyamuk penyebar penyakit menular itu hanya bertelur pada genangan air jernih. Dengan demikian tampungan air hujan menjadi media perkembangbiakan nyamuk jenis aedes aegypty dimaksud.

Dan terhadap genangan air dalam bak mandi kita juga bisa ditaburkan bubuk Temephos (abate), atau Altosoid 2-3 bulan sekali dengan takaran 1 sendok makan untuk 200 liter air.  

"Dengan kesiapan dan kewaspadaan memeihara kesehatan lingkungan, maka akan terhindar dari penyakit menular yang meresahkan itu,”imbuh dia.(jos)