Rohul Punya Potensi Pengembangan Pariwisata

Cetak Selasa,15 Desember 2015 | 08:03:16 WIB
Rohul Punya Potensi Pengembangan Pariwisata
Ket Foto : Yurikawati

PASIRPENGARAIAN(HR)-Rokan Hulu memiliki potensi sumber daya alam untuk pembangunan dan pengembangan ekonomi masyarakat bidang pariwisata.
    
Demikian disampaikan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata  Rohul Yurikawati, Senin (14/12).

Pembangunan pariwisata di Rohul selama ini lebih banyak penganggaran dari Pemprov Riau, disamping APBD Kabupaten.

Sesuai visi-misi Provinsi Riau, untuk menciptakan sebagai pusat dan kawasan kebudayaan melayu di Asia Tenggara, untuk itu Rohul secara otomatis sangat lekat dengan Agama Islam.

Rohul banyak memiliki tokoh-tokoh yang dekat Allah, makanya di Rohul banyak surau-surau suluk, kemudian adanya Masjid Agung Madani Islamic Center (MAMIC) sebagai simbol Kabupaten Rohul.

"Ini termasuk potensi wisata religi yang harus kita kembangkan di masa-masa mendatang," tuturnya.

Sedangkan potensi lainnya, wilayah bukit barisan, seperti
Air Terjun Aek Matua, Goa Sikapir, Air Panas, Hapanasan, Cibogas dan lainnya.

"Untuk Hapanasan termasuk obyek wisata unggulan, selalu ada bantuan dari Provinsi Riau, bahkan Pemprov dinilai sangat koperatif, membantu kita," jelasnya.

Selain itu, kalau Rohul punya potensi wisata sejarah, seperti Benteng Tujuh Lapis Tuanku Tambusai dan Rantau Binuang Sakti (RBS) kelahiran Syekh Abdul Wahab Rokan, kedua tokoh ini, sudah punya nama ditingkat nasional bahkan internasional.

"Untuk Benteng Tujuh Lapis selama ini belum tersentuh, kita merencanakan dilokasi tersebut dibuat wisata Kampung Melayu, nanti akan tergambarkan konsep keberadaan Rohul di bawah naungan lima luhak," bebernya. (adv/humas)

Akses Riaumandiri.co Via Mobile m.riaumandiri.co
BERITA TERKAIT
Loading...
TULIS KOMENTAR
Loading...

Rabu,23 Mei 2018 - 22:06:02 WIB

Jalin Silaturahmi, Yulianti Berbuka Puasa Bersama FWL DPRD Riau

RIAUMANDIRI.CO, PEKANBARU - Untuk kali ketiga, anggota DPRD Riau dari Fraksi Demokrat, Yulianti, berbuka puasa bersama jurnalis yang tergabung ke dalam Forum Wartawan Legislatif (FWL) DPRD Riau. Kegiatan ini dilakukan untuk mempererat silaturahmi antara dirinya dengan insan pers yang melakukan tugas peliputan di DPRD Riau.