Makin Babak Belur

Makin Babak Belur

STOKE (HR)-Chelsea makin babak belur. Kekalahan dari Stoke City 0-1, Minggu (8/11) dinihari WIB menambah panjang deret hasil buruk The Blues musim ini dan kini mereka kian dekat dengan zona degradasi.

Sebagai juara bertahan, Chelsea jelas paling diunggulkan untuk mempertahankan trofinya tersebut musim ini. Tapi ketika musim 2015/2016 memasuki bulan November, kenyataan tak sesuai dengan harapan 'Si Biru'.

Mereka malah tertatih-tatih di papan bawah klasemen, beda dengan musim lalu saat mereka menguasai puncak klasemen sedari pekan pertama. Kekalahan demi kekalahan diderita Chelsea, termasuk tersingkir di Piala Liga Inggris, kompetisi yang musim lalu mereka menangi.

Tak cuma itu isu ketidakharmonisan di ruang ganti juga muncul ke permukaan yang kian menambah suram musim Chelsea. Masa depan Jose Mourinho sebagai manajer mulai dispekulasikan.
Namun, kemenangan atas Dynamo Kiev di ajang Liga Champions pertengahan pekan lalu boleh dikatakan memberi angin sedikit untuk Chelsea.

Sayang, hasil buruk kembali dituai Chelsea saat melawat ke Britannia Stadium dinihari WIB tadi. Tanpa didampingi Mourinho yang terkena larangan masuk stadion, Chelsea kalah 0-1 dan membuat mereka sudah kalah di tiga laga terakhirnya di Premier League.

Terakhir kali Chelsea menuai hasil negatif seperti itu adalah pada tahun 1999. Memasuki pekan ke-12 ini, Chelsea sudah kalah tujuh kali dan belum pernah ada juara bertahan Premier League yang punya start seperti ini. Bagi Mourinho, ini adalah pertama kalinya dia menderita kekalahan sebanyak itu di liga selama karier kepelatihnya.

Sejarah pernah mencatat bahwa hanya Manchester City satu-satunya klub berstatus juara bertahan yang terdegradasi, yakni pada musim 1937/1938 di mana mereka baru mengumpulkan 17 poin selewat 12 laga.
Saat ini Chelsea baru punya 11 poin dan terpuruk di posisi ke-16, dengan hanya berjarak tiga poin dari Bournemouth di posisi ke-18 atau batas akhir zona degradasi.

Terakhir kali Chelsea tampil seburuk ini adalah pada musim 1978/1979, di mana mereka kalah tujuh kali di 12 laga dan degradasi di akhir musim.

Semakin berat untuk Chelsea kembali ke papan atas karena hanya Aston Villa, tim yang mampu finis posisi enam besar setelah meraih 11 poin atau kurang setelah 12 pertandingan, yakni di musim 2003/2004.(dtc/ssc/pep)