Keluarga Harap Pilot Roni Japril Selamat

Musibah Pesawat Jatuh Di Minahasa

Musibah Pesawat Jatuh Di Minahasa
PEKANBARU (HR)—Kabar tentang jatuhnya pesawat maskapai Elang Nusantara di perairan Minahasa Utara, Selasa (2/12) siang kemarin, membuat khawatir keluarga sang pilot, Roni Japril, yang merupakan warga Kota Pekanbaru. Pihak keluarga pun berharap Roni bisa ditemukan dalam kondisi selamat.
 
Pascamusibah itu, kediaman Roni di Jalan Embun Pagi I, Kecamatan Rumbai, tampak dipenuhi anggota keluarga. Tidak hanya pihak keluarga, dari kalangan lain seperti media juga tampak hadir di rumah itu.
 
"Pilot dan satu penumpang lainnya belum ditemukan. Mudah-mudahan masih ada harapan dan kita berharap Roni bisa ditemukan dalam keadaan selamat," kata Ipar Roni, Novendri.
 
"Kalau saat ini keluarga hanya bisa berharap dan berdoa bersama kepada Tuhan," tambahnya.
 
Ia mengatakan, pihak keluarga akan melaksanakan doa bersama dengan keluarga agar Roni bisa ditemukan tim SAR dalam keadaan selamat.
 
Sementara itu, Sendri Anggraini, yang tak lain adalah istri Roni Japril, tampak terguncang karena hingga saat ini belum mendapatkan kepastian soal keberadaan suaminya. Hingga kemarin, ia belum bersedia memberikan keterangan kepada wartawan. Sendri tampak masih tergoncang akibat musibah yang dialami sang suami. Tidak hanya Sendri, anak Roni, Rendra yang masih kelas empat SD juga terlihat sangat sedih karena kejadian yang menimpa ayahnya.
 
Seperti marak dirilis media, Roni adalah pilot pesawat jenis Pilatus Porter dari maskapai penerbangan Elang Nusantara Air yang jatuh di laut, sekitar satu mil dari Pantai Kema, Minahasa Utara.
 
Menurut Novendri, Roni adalah seorang yang sangat familiar dan mudah bergaul. Ia juga seorang ayah yang sangat sayang kepada anak semata wayangnya, Rendra (10). "Walaupun hanya libur sebentar, Roni pasti pulang ke Pekanbaru untuk bertemu dengan anak dan istrinya," ujarnya.
 
Terkait musibah itu, Kepala Kantor SAR Manado Marsono di Minahasa Utara, mengatakan, ada dua korban pesawat tersebut masing-masing Ronny Jastril (Pilot) dan Fian Sophian (masinis) masih dalam pencarian. "Baru ditemukan dua buah ban pesawat, ekor pesawat dan dua buah ransel yang diduga milik korban pesawat. Sementara dua korban masih dalam pencarian," ujarnya. (hr)m pencarian," ujarnya. (hr)