Warga Buatan Besar dan Tuah Indrapura Jungkir Balik Lewati Jalan Panglima

“Rasanya Ingin Menangis Melihat Anak Jatuh ke Lumpur”

“Rasanya Ingin Menangis Melihat Anak Jatuh ke Lumpur”

Jalan Panglima sekunder 9 hancur. Masyarakat pun kewalahan melangsir hasil kebun dan mengantar anaknya sekolah.

"Sudah 3 tahun kami tinggal di sini, tapi Jalan Panglima sampai saat ini belum dibangun sama sekali. Padahal anak-anak sekolah banyak yang tinggal di sini. Bahkan saking rusak parahnya jalan tersebut, kami pernah jatuh dari sepeda motor bersama anak-anak ketika mau berangkat sekolah. Karena jatuh di lumpur-lumpur, anak-anak kami terpaksa kami bawa pulang karena pakaian dan buku-bukunya kotor semua kena lumpur," ungkap Melpa (31), warga Dusun III, RK 6, Kampung Tuah Indrapura, Minggu (24/5).

Dirinya, kata Melpa,  rasanya tak sanggup lagi setiap hari mengantar anaknya sekolah kalau musim hujan tiba.

"Rasanya saya ingin menangis ketika melihat anak saya jatuh di lumpur bersama motor yang saya kendarai. Saya hanyalah ibu-ibu yang tidak mempunyai kekuatan seperti orang laki-laki. Jadi kalau jatuh saya harus minta tolong pada orang lain untuk mendirikan motor saya yang penuh lumpur. Jadi kalau musim hujan anak saya terpaksa tidak sekolah, karena kalau dipaksapun biasanya tak sampai ke tempat tujuan," ujarnya.

Hal senada juga diungkapkan Amir (41), warga Buatan Besar yang tinggal di sekitar jalan tersebut. Ia setiap hari harus mengantarkan anaknya untuk sekolah dan selalu kewalahan sepanjang perjalanan.

"Bukan warga Tuah Indrapura saja yang kewalahan Bang, saya saja setiap hari mulai pukul 05.30 WIB sudah siap-siap mengantar anak saya sekolah. Biasanya sampai di SD Negeri 10 itu pukul 08.00 WIB itu kalau pas hujan. Kalau pas musim kering saya juga harus pakai masker karena debunya sangat kuat sekali di sini. Bahkan ketika musim kebakaran kemarin kami hampir pingsan dalam perjalanan, karena asap dan jalan yang tidak bisa ditempuh secara cepat karena rusak," ungkapnya.

Sementara itu Pj Penghulu  Kampung Tuah Indrapura Ali Arifin mengatakan, jalan tersebut sudah diusulkan beberapa kali untuk dibangun. Namun hingga kini belum terealisasi. Ali mendengar,  tahun ini akan dibangun.

"Kita sudah mengusulkan agar Jalan Panglima ini segera di base atau diperbaiki. Namun sampai saat ini belum terealisasi. Dengar kabar tahun ini akan dibangun, tapi kapan bulannya saya kurang tahu," jelasnya.

Kepala BMP Siak Irving Kahar Arifin melalui Kabid Ardi irfandi ketika dihubungi melalui telpon selulernya membenarkan di Kampung Tuah Indrapura akan dilakukan perbaikan jalan. Tapi di jalan mananya dirinya belum tahu persis dan butuh proses.

"Memang iya, tahun ini dari propinsi Jalan Pahlawan akan dibangun, namun yang dibangun jalan yang rusak parah itu atau bukan saya kurang tahu persis. Karena pembangunan jalan itu tidak semudah membalik telapak tangan, dan butuh proses. Kalau memang jalan tersebut belum masuk dalam pembangunan tahun ini, silahkan mengajukan permohonan kepada camat, dan camat mengajukan ke PU, baru permohanan itu akan segera diproses," pungkasnya. ***