DENGAR ASPIRASI RAKYAT

Berdialog dengan Masyarakat di Betung

Senin,11 Mei 2015 | 09:30:51 WIB
Berdialog dengan Masyarakat di Betung
Ket Foto : ilustrasi

PANGKALAN KURAS (HR)-Ingin mendengar keluhan masyarakat hingga apa yang menjadi dambaan masyarakat Kabupaten Pelalawan, Bupati HM Harris dan rombongan sambangi Desa Betung, Kecamatan Pangkalan Kuras dan mendengarkan masukan warga.

Hadir dalam kesempatan dialog yang digelar di rumah Kepala Desa Betung Ramli itu para tokoh masyarakat setempat dan Pangkalan Kuras. Tak ketinggalan Bupati juga memboyong sejumlah kepala dinas, yakni Kadis Pekerjaan Umum Hasan Tua Tanjung, Disbudpora Zulkifli, Kepala BPMPD Zamur Das dan SKPD lainnya. Tak ketinggalan, mantan Ketua DPRD Pelalawan Agustiar terlihat hadir mendampingi orang nomor satu di 'Negeri Seiya Sekata' itu.

Dalam sambutannya, Bupati Harris mengungkapkan, sejumlah program yang tengah berlangsung, yakni PPIDK, 'Pelalawan Terang', 'Pelalawan Cerdas' dan program unggulan lainnya adalah untuk kesejahteraan masyarakat.

"Kita menginginkan agar seluruh program bisa terserap dan dinikmati sepenuhnya oleh masyarakat. Selain itu, dengan bertatap muka seperti ini, kita secara langsung bisa mengetahui kebutuhan apa yang di inginkan oleh masyarakat atau sejauh mana program yang tengah berlangsung itu dinikmati oleh masyarakat," jelas Bupati Harris, Minggu (10/5).

Pemkab Pelalawan saat ini, tengah menggesa program 'Pelalawan Terang' untuk masyarakat Betung, Kesuma dan Pangkalan Kulim. Begitu pula, akses jalan menuju sejumlah desa yang masih tanah dan kerikil itu, semoga bisa dicarikan solusinya. Masyarakat berharap akses nan vital itu bisa direalisasikan, mengingat sudah lama masyarakat menghirup debu tabal ketika hendak keluar masuk.

"Akses tanah bercampur kerikil ini sudah pernah dibicarakan melalui hearing di DPRD Pelalawan dengan Komisi III dan pihak perusahaan PT Arara Abadi. Kita harap program iti segera terwujud," harap Kepala Desa Batang Kulim Edi.(adv/humas)

Akses Riaumandiri.co Via Mobile m.riaumandiri.co
BERITA TERKAIT
TULIS KOMENTAR