Kapolres Rohil Respon Keluhan Warga Bangko Bakti Terkait Tanah Liat Berserakan di Jalanan

Cetak Rabu,23 Mei 2018 | 16:47:18 WIB
Kapolres Rohil Respon Keluhan Warga Bangko Bakti Terkait Tanah Liat Berserakan di Jalanan
Ket Foto : Kapolres Rohil AKBP Sigit Adiwuryanto Sik

RIAUMANDIRI.CO, ROKAN HILIR - Jajaran Polres Rohil bergerak cepat dalam merespon keluhan warga masyarakat Kepenghuluan Bangko Bakti, Kecamatan Bangkopusako, Kabupaten Rokan Hilir terkait tumpahan tanah liat/kuning yang berakibat jalan menjadi licin di Jalan lintas Sumatera (Jalinsum) KM 10-17 Balam.

"Kita panggil dan musyawarah hasilnya alhmadulilah pihak mitra chevron, PT Rifansi sudah bersedia membersihkan tanah kuning yang berserakan di jalan, terutama di wilayah Bangko Bakti, Kecamataan Bangkopusako," terang Kapolres Rohil AKBP Sigit Adiwuryanto Sik kepada Riaumandiri.co, Rabu (23/5/2018)

Selain membersihkan tanah yang berserakan di jalan aspal kata pria yang memegang pangkat dua melati di pundaknya, pihak Rifansi bersedia meratakan atau memadatkan tanah di lokasi 117 PT. CPI Bangko Bakti, sehingga kendaran yang keluar dari lokasi tersebut tidak membawa tanah kuning ke jalan lintas.

Kapolres juga menghimbau agar semua kendaraan operasional Chevron dan mitra chevron yang beroperasi di wilayah Rohil terutama well / lokasi yang memiliki tanah merah atau tanah kuning agar membersihkan roda kendaranya ataupun kendaraanya sebelum memasuki jalan aspal terutama di Jalinsum.

Apalagi saat ini musim hujan tentu tanahnya mudah lengket kekendaraan dan lengket ke jalan yang pada akhirnya berdampak pada terganggunya kenyamanan masyarakat di jalan raya. "Kalau lumpur di aspal tentu jalan licin dan ini membahayakan pengguna jalan. Kita himbau chevron dan kontraktornya mari bersama sama menjaga lingkungan,"pesan Kapolres 

Sebelumnya, sejumlah warga masyarakat Bangkopusako dan pengguna jalan lainnya mengeluhkan dengan kondisi jalan di Jalinsum tepatnya di km 10-17 Balam yang dipenuhi dengan tanah yang berakibatkan jalan menjadi licin dan membahayakan pengguna jalan.

Tanah yang berserakan di jalan tersebut berasal dari well / lokasi milik chevron yang terbawa oleh kendaraan chevron maupun kontraktor chevron yang saat di jalan raya tanah tersebut lengket. Saat diguyur hujan menjadi licin saat musim panas debu beterbangan.

Reporter: Jhoni Saputra
Editor: Nandra F Piliang

Akses Riaumandiri.co Via Mobile m.riaumandiri.co
BERITA TERKAIT
Loading...
TULIS KOMENTAR
Loading...