Tingkatkan Kepedulian Pemuda Terhadap Isu Karhutla, RAPP Sosialisasikan FFVP

Cetak Minggu,15 April 2018 | 20:20:20 WIB
Tingkatkan Kepedulian Pemuda Terhadap Isu Karhutla, RAPP Sosialisasikan FFVP
Ket Foto : Suasana sosialisasi program FFVP dengan narasumber Koordinator FAC PT RAPP, Riana Ekawati.
 RIAUMANDIRI.CO, PEKANBARU - Untuk meningkatkan kepedulian pemuda terhadap isu kebakaran hutan dan lahan (karhutla), PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) ikut berpartisipasi mensosialisasikan Fire Free Vilage Program (FFVP).
 
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Kadispora) Kota Pekanbaru diwakili Kepala Bidang (Kabid) Kepemudaan, Herman Monat menyampaikan, sebagai pemuda ikut berkontribusi kepada masyarakat, salah satunya dengan kegiatan sukarelawan. 
 
“Untuk menjadi relawan tidaklah mudah. Bukan hanya sekadar buku bacaan saja, namun kalian juga harus belajar membentuk pribadi yang bisa bersosialisasi dengan orang lain. Namanya juga relawan, relawan artinya bekerja secara suka rela tanpa mengharapkan imbalan dari kegiataan yang dikerjakan, tapi ilmu yang terpenting yang diperoleh dari apa yang dikerjakan,” ujar Herman.
 
Koordinator Fire Aware Community (FAC) PT RAPP, Riana Ekawati mengatakan, pencegahan kebakaran hutan harus dimulai sejak dini. Hal ini dilakukan agar di masa depan tidak akan terjadi karhutla di Indonesia. Sosialisasi ini sendiri bertujuan untuk mengajarkan siswa didik untuk mencintai lingkungan dan mengajak orangtua mereka untuk membuka lahan tanpa bakar.
 
“Cara mengkomunikasikan ke pada para siswa kami bukan hanya sekedar menginformasikan saja, tetapi kami juga mengajak para siswa ikut dalam kegiatan yang kami buat salah satunya dengan bermain game yang berkaitan dengan karhutla,” tutur Riana. (rls)
Akses Riaumandiri.co Via Mobile m.riaumandiri.co
BERITA TERKAIT
Loading...
TULIS KOMENTAR
Loading...

Selasa,24 April 2018 - 22:57:30 WIB

Lanud Kerahkan 172 Personel Simulasi Force Down

RIAUMANDIRI.CO, PEKANBARU - Lanud Roesmin Nurjadin (Rsn) Pekanbaru menggelar simulasi penurunan paksa pesawat asing yang secara ilegal melintasi wilayah udara Indonesia atau force down. Kegiatan yang merupakan bagian dari latihan rutin tempur tahunan Bidogesit 2018 ini melibatkan 172 personel dan seluruh unsur militer yang ada di Lanud Rsn Pekanbaru.