Trauma, Warga Minta 'Bonita' Si Harimau Pemangsa Manusia Segera Ditangkap

Cetak Senin,12 Maret 2018 | 12:46:52 WIB
Trauma, Warga Minta 'Bonita' Si Harimau Pemangsa Manusia Segera Ditangkap
Ket Foto : Petugas gabungan bertemu dengan masyarakat setempat agar tetap tenang dan waspada menghadapi serangan harimau di Dusun Sihar, Inhil (Foto Okezone)
RIAUMANDIRI.CO, TEMBILAHAN - Warga Simpang Kanan trauma dengan serangan harimau di Dusun Sinar Danau, Desa Tanjung Simpang, Kecamatan Pelangiran Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Warga meminta petugas segera menangkap harimau bernama Bonita itu.
 
"Kepada warga yang trauma, kita minta tetap tenang. Warga juga meminta kami tetap tinggal di desanya," ucap Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Provinsi Riau, Suharyono Senin (12/3/2018).
 
Karena ketakutan, warga kemarin juga sempat meminta petugas agar tidak keluar dari desa mereka sebelum Bonita tertangkap. Petugaspun meyakinkan warga akan segera menangkap hewan buas yang sering berkeliaran di permukiman itu.
 
"Warga sempat menahan kita agar tidak keluar dari desa. Mereka masih ketakutan pasca serangan harimau itu dan meminta kita berada di daerahnya," imbuhnya.
 
Untuk menenangkan warga, Tim terdiri dari Polsek Pelangiran, BBKSDA Riau dan PT. THIP, menyambangi rumah-rumah penduduk. Petugas memberikan pemahaman agar warga yang mengalami trauma psikis, akibat kejadian tersebut mentalnya bisa kembali pulih.
 
"Selain itu, kita juga berpesan kepada warga agar meningkatkan kewaspadaan terhadap akan munculnya harimau. Warga juga diminta tidak bertindak berlebihan terhadap harimau tersebut. Harimau merupakan satwa yang dilindungi," ucap Bhabinkamtibmas Desa Tanjung Simpang, Brigadir Erwin.
 
Untuk menangkap Bonita, BBKDSA sudah menambah personelnya dari 17 menjadi 23 orang. BBKSDA saat ini tengah bersiap untuk melakukan tindakan menembak bius harimau tersebut.
 
Seperti diketahui pada 3 Januari 2018, Jumiati warga Pelanggiran, Inhil tewas diterkam harimau. Karyawati perusahaan sawit PT THIP ini tewas dengan luka di sekujur tubuhnya. Kemudian pada 10 Maret 2018, harimau yang diduga sama kembali menyerang Yusri Efendi, warga RT 038 Simpang Kanan Dusun Sinar Danau, Desa Tanjung Simpang, Kecamatan Pelangiran.
 
Polres Inhil beserta Pemkab Inhil sudah melakukan pertemuan. "Saya sudah berkoordinasi dengan Bupati Inhil untuk mencari solusi terbaik untuk menangani masalah harimau tersebut," kata Kapolres Inhil AKBP Christian Rony.
 
Sumber: Okezone
Editor: Nandra F Piliang
Akses Riaumandiri.co Via Mobile m.riaumandiri.co
BERITA TERKAIT
Loading...
TULIS KOMENTAR
Loading...