Ratusan Rumah di Sungai Sembilan, Dumai, Terendam Banjir, 4 KK Mengungsi

Rabu,29 November 2017 | 20:49:54 WIB
Ratusan Rumah di Sungai Sembilan, Dumai, Terendam Banjir, 4 KK Mengungsi
Ket Foto : Walikota Dumai H Zulkifli AS dan rombongan saat meninjau banjir di Kecamatan Sungai Sembilan.

RIAUMANDIRI.CO, DUMAI - Tingginya curah hujan beberapa pekan belakangan ini di wilayah Dumai membuat rumah ratusan Kepala Keluarga terendam banjir di Kecamatan Sungai Sembilan. Dari 132 kepala keluarga yang mengalami kebanjiran, empat kepala keluarga terpaksa harus mengungsi.

Akibat banjir ini, mengundang perhatian Walikota Dumai Drs H Zulkifli AS bersama pihak Kepolisian, Camat Sungai Sembilan Zulkarnain dan sejumlah pejabat, yang turun langsung melakukan peninjauan ke lokasi banjir.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Kota Dumai, Tengku Ismet menjelaskan kepada riaumandiri.co, Rabu ( 29/11/2017), dari pendataan yang dilakukan sudah ada 132 KK kebanjiran dengan ketinggian air berkisar 30-50 centimeter. Bahkan 4 KK juga harus mengungsi ke rumah kerabatnya.

"Di Kelurahan Batu Teritip ada 12 kepala keluarga dan di Kelurahan Tanjung Penyembal ada 120 KK, dan ada 4 KK yang sudah mengungsi. Sementara untuk Kelurahan Basilam Baru belum masuk laporan datanya," terang Tengku Ismet.

Sementara informasi dari pihak Kelurahan Tanjung Penyembal banjir di wilayah tersebut meliputi RT 02, RT 03, RT 05, RT 06, RT 09, RT 10, RT 11, RT 14, RT 15 dan RT 16

Masih keterangan dari BPBD banjir di Kecamatan ini disebabkan pengaruh curah hujan tinggi, tidak ada kawasan resapan juga tidak ada kawasan penyangga. Ditambah lagi drainase perlu normalisasi.

"Untuk posko kami belum menyiapkan, namun untuk penyaluran batuan sedang dilakukan pendataan, karena jumlahnya terbatas jadi mereka yang parah terpapar banjir yang akan diberikan bantuan berupa makanan siap saji, paket keluarga dan paket anak sekolah," pungkasnya. ***


Reporter    : Parno Sali
Editor          : Mohd Moralis

Akses Riaumandiri.co Via Mobile m.riaumandiri.co
BERITA TERKAIT
TULIS KOMENTAR