Wabup Kampar Besuk Bayi yang Dibuang di Meja Penjual Gorengan

Cetak Senin,09 Oktober 2017 | 18:10:42 WIB
Wabup Kampar Besuk Bayi yang Dibuang di Meja Penjual Gorengan
Ket Foto : WAKIL Bupati Catur Sugeng Susanto menjenguk bayi yang ditemukan di meja penjual gorengan
RIAUMANDIRI.co, BANGKINANG - Catur Sugeng Susanto bersama Sekda Kampar, Yusri membesuk bayi yang diterlantarkan orang tuanya, Senin (9/10) ke RSUD Bangkinang.
 
Wakil Bupati meminta petugas RSUD untuk menjaga dan merawat bayi yang diterlantarkan orang tuanya ini dengan sebaik dan memenuhi semua kebutuhan yang dibutuhkan.
 
"Sampai nantinya ada orang tua yang berniat untuk mengadopsi anak malang tersebut, bila ada yang ingin mengadopsi bayi tersebut nantinya, bisa menjalani proses yang telah ditentukan oleh pihak terkait,agar nantinya kepemilikan anak tersebut menjadi sah sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan," ujar Wabup.
 
Pada kesempatan tersebut, Catur juga berharap kepada orang tua yang merasa mempunyai bayi tersebut, agar terketuk pintu hatinya untuk kembali menjemput buah hatinya.
 
"Karena sesungguhnya seorang bayi sangat butuh belaian dan kasih sayang orang tuanya, dan kepada masyarakat dihimbau agar tidak melakukan hal yang sama, karena menelantarkan anak adalah dosa yang sangat besar dan dibenci oleh Allah," tambah Catur.
 
Sebelumnya, bayi malang berjelnis kelamin perempuan ini ditemukan di atas meja penjual goreng di RT 2 RW 6, tepatnya di Pertigaan Jl.Ar Rahman Saleh, Kelurahan Bangkinang Kota.
Baca juga di Koran Haluan Riau edisi 10 Oktober 2017
 
Reporter: Ari Amrizal
Editor: Nandra F Piliang
Akses Riaumandiri.co Via Mobile m.riaumandiri.co
BERITA TERKAIT
Loading...
TULIS KOMENTAR
Loading...

Rabu,20 Juni 2018 - 22:53:38 WIB

Fernando Santos: Portugal Kehilangan Plot Meski Menang atas Maroko

RIAUMANDIRI.CO, MOSKOW - Portugal secara tidak terduga gagal mengendalikan permainan meski mampu menang 1-0 atas Maroko pada pertandingan Grup B Piala Dunia pada Rabu (20/6/2018), dan beruntung tidak terbelit lebih banyak masalah, kata pelatih Fernando Santos.